8 Bansos Yang Bakal Cair Bulan Juni 2022

Ada 8 Bansos Yang Bakal Cair Bulan Juni 2022

Pemerintah masih menyalurkan bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat menengah ke bawah. Sebanyak 8 bansos yang akan dicairkan bulan ini.

Adapun bantuan langsung tunai yang akan cair yakni, BLT minyak goreng kepada 20,5 juta keluarga yang terdaftar dalam program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH), serta 2,5 juta pedagang kaki lima (PKL) hingga bantuan subsidi Upah (BSU) atau BLT gaji.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya pernah mengatakan terkait untuk perlindungan masyarakat realisasinya sudah 49,27 triliun.

8 Bansos Yang Bakal Cair Bulan Juni 2022

Berikut ini daftar 8 bansos yang akan cair bulan ini:

BSU atau BLT Gaji

BSU atau BLT gaji Rp 1 juta akan kembali dicairkan oleh pemerintah tahun ini. Pemerintah telah menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp 8,8 triliun.

Rencananya BLT gaji Rp 1 juta ini akan dibagikan kepada 8,8 pekerja yang memiliki penghasilan di bawah Rp 3,5 juta per bulan.

BLT Minyak Goreng

Pemerintah telah mengumumkan akan memberikan BLT minyak goreng sebesar Rp 300.000. Bantuan ini untuk membantu masyarakat meringankan beban di tengah tingginya harga minyak goreng.

Penyaluran BLT minyak goreng dilakukan untuk April hingga Juni 2022. Penyaluran untuk BLT minyak goreng disebut dilakukan melalui PT Pos Indonesia.

“Indeks bantuan Rp 100.000/bulan selama tiga bulan April Mei, Juni yang disalurkan sekaligus Rp 300.000,” tulis Instagram @kemensosri, dikutip Sabtu (9/4/2022).

Untuk target penerimanya dibagi menjadi dua rumpun. Pertama rumpun yang termasuk dalam daftar BNPT dan PKH. Rumpun ini tanggung jawab Kementerian Sosial, di mana alokasi anggaran senilai Rp 6,2 triliun untuk menyasar 20,65 juta orang.

Rincian BLT yang bakal cair ada di halaman selanjutnya ya.

Simak juga Video: Sederet Bansos yang Cair Tahun Ini, Apa Saja?

[Gambas:Video 20detik]

BLT UMKM sebesar Rp 600 ribu masih berlanjut pada 2022. Pencairan BLT UMKM, direncanakan akan disalurkan kepada 12,8 juta pelaku usaha mikro di seluruh wilayah Indonesia.

Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM Eddy Satria mengatakan, proses pencairan BLT UMKM baru akan dilakukan usai Lebaran. Pencairan belum bisa dilakukan, karena masih menunggu anggaran dari Kementerian Keuangan.

“(Pencairan BLT UMKM) masih konsolidasi anggaran di Kementerian Keuangan, baru proses habis Lebaran,” kata Eddy kepada detikcom, beberapa waktu lalu.

BLT melalui program keluarga harapan (PKH) juga masih berlanjut hingga tahun ini. Kementerian Sosial mengumumkan penyaluran bansos PKH dilakukan bulan April hingga Juni 2022 berbarengan dengan BLT minyak goreng dan sembako.

Dilansir dari laman resmi kemensos.go.id, untuk bunda yang sedang mengandung dapat menerima bansos PKH Ibu Hamil sebesar Rp 3 juta. Bansos ini disalurkan melalui bank BUMN (BNI, BRI, Bank Mandiri, BTN).

Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung (BT-PKLW)

Pemerintah juga meluncurkan bantuan tunai pangan bagi Pedagang Kaki Lima dan Warung (PKLW). Dilansir dari laman resmi covid19.go.id, bantuan ini menyasar ke 2,5 juta PKLW, utamanya usaha makanan.

Bantuan yang diberikan sebesar Rp 300 ribu, untuk tiap penerima manfaat dan akan disalurkan sekaligus sejak bulan April 2022 oleh TNI/Polri.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan bantuan modal usaha sebesar Rp 1,2 juta kepada para pedagang. Jokowi menjelaskan di tengah penyebaran virus COVID-19 mulai melandai, pedagang memerlukan tambahan modal untuk kembali menggerakkan usahanya.

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 31 resmi dibuka pada Minggu (29/5/2022) lalu. Informasi pembukaan program Kartu Prakerja Gelombang 31 diumumkan di akun Instagram resmi @prakerja.go.id.

Program kartu Prakerja di tahun 2022 anggarannya mencapai Rp 11 triliun. Sebelumnya disebutkan, anggaran itu merupakan 4,3% dari dana bantuan sosial dalam APBN 2022 yang totalnya mencapai Rp 252,3 triliun.

Kartu Prakerja adalah program pengembangan kompetensi kerja dari pemerintah yang ditujukan untuk pencari kerja, pekerja/buruh yang terkena pemutusan hubungan kerja, dan/atau pekerja/buruh yang membutuhkan peningkatan kompetensi.

BLT Dana Desa tetap akan bergulir hingga 2022. Sesuai PMK 190 tahun 2021 sebagai turunan Perpres 109 Tahun 2021, BLT Dana Desa dipatok minimal 40% dari anggaran Dana Desa. Besarannya Rp 300 ribu/bulan selama 12 bulan.

Kelompok Penerima Manfaat (KPM) BLT Dana Desa 2022 diperluas. Tidak hanya masyarakat miskin, namun juga termasuk petani yang kena imbas pandemi atau karyawan korban PHK juga bisa merasakan program jaring pengaman sosial ini.

Sumber : https://finance.detik.com/

Baca Juga :  Ciri-ciri Investasi Bodong Yang Harus Dihindari

About admin