Sejarah Adsense Dan Hal-Hal Yang Tidak Boleh Dilakukan Dalam Program Google Adsense

Sejarah Adsense Dan Hal-Hal Yang Tidak Boleh Dilakukan Dalam Program Google Adsense

Apakah Anda mempunyai sebuah situs website, blog, atau channel Youtube? Jika iya dan Anda bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari hobi tersebut melalui Googe Adsense. Sejarah adsense dan program ini sudah ada sejak beberapa tahun lalu.

Banyak yang menggunakan program ini untuk merealisasikan hobi mereka menulis di sebuah website ataupun membuat konten video menarik di Youtube agar mendapatkan pundi-pundi uang.

Namun sebelum itu apa itu adsense dan bagaimana sejarah munculnya adsense? Anda bisa mengetahuinya dengan menyimak uraian berikut.

Sejarah Adsense Dan Hal-Hal Yang Tidak Boleh Dilakukan Dalam Program Google Adsense

Sejarah Adsense Muncul Pertama Kali

Seperti yang Anda ketahui, adsense merupakan sebuah program kerjasama periklanan yang disediakan oleh Google dengan menggunakan media internet.

Program adsense didirikan pada bulan Februari tahun 2003 setelah Google mengakuisisi Pyra Labs. Lalu satu bulan kemudian , CEO dan Chairman Google, Erick Schmidt pada tanggal 4 Maret 2003 mengumumkan layanan iklan konten bertarget disebut dengan adsense.

 Untuk mendukung program adsense ini, selanjutnya pada 23 April 2003 Google mengakuisisi Applied Semantic.Hal ini karena Google menganggap Applied Semantic mempunyai teknologi yang bisa mendukung layanan adsense.

Sejak adsense berdiri,

Pada awalnya, adsense hanya mendukung atau tersedia dalam beberapa bahasa saja diantaranya bahasa Inggris, beberapa negara di Eropa, Asia Timur, Timur Tengah, dan satu negara dari Asia Tenggara yaitu bahasa Thailand.

Ini membuat Thailand menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang pertama kali mendapatkan kesempatan untuk merasakan program adsense dalam sejarah adsense. Hingga akhirnya bahasa Indonesia juga resmi digunakan pada tanggal 1 Februari 2012.

Setelah beberapa tahun program adsense ini berkembang dengan mendapatkan dukungan unit iklan Adsense for Content, yang sebelumnya hanya berupa Adsense for Search dan kini telah mendukung hingga 36 bahasa negara di seluruh dunia.

Pada tanggal 7 November 2012 Google kembali mengumumkan tentang aplikasi permohonan adsense yang diupgrade untuk publisher baru yang mendaftar adsense melalui mitra host, yang mendaftar adsense baik melalui Hubpages, Blogger, maupun Youtube.

Sejak saat itu, akun adsense dibagi menjadi dua jenis yaitu akun adsense hosted dan non hosted. Berdasarkan data dari Google, jumlah publisher di seluruh dunia kini telah mencapai lebih dari 2 juta publisher.

Hal-Hal Yang Di Larang Dalam Sejarah Adsense Dan Program Google Adsense

Meskipun program Google Adsense ini mempunyai banyak sekali keuntungan yang menjanjikan, akan tetapi Google sendiri mempunyai aturan ketat yang harus dipatuhi oleh semua pihak demi melindungi kepentingan masing-masing.

Selain itu agar semua pihak yang terlihat tidak mengalami kerugian, termasuk pemasang iklan yang sering mengalami kerugian karena tindakan ilegal yang dilakukan oleh pemilik website dari program adsense. Adapun aturan-aturan yang tidak boleh dilakukan oleh pemilik website yaitu:

  1. Melakukan klik pada iklan sendiri yang ditampilkan, baik dengan menggunakan cara manual maupun dengan  bantuan perangkat lunak khusus.
  2. Memaksa pengunjung situs dengan sengaja untuk mengklik iklan yang sedang ditayangkan, misalnya dengan menggunakan kata-kata seperti “Kunjungi halaman ini” atau “Klik iklan ini”.
  3. Mengubah format maupun ukuran unit iklan yang sudah ditentukan oleh pihak Google.
  4. Membuat pranara langsung yang mengarah ke halaman hasil pencarian adsense.
  5. Mengisi kotak pencarian adsense secara otomatis dengan kata kunci tertentu.
  6. Melakukan manipulasi pada target iklan dengan memakai kata-kata kunci tersembunyi maupun dengan menggunakan iframe.
  7. Kode unit iklan adsense harus ditempelkan langsung pada kode html situs web tanpa diubah. Setiap pemilik blog maupun website tidak boleh mengubah kode adsense dengan alasan apapun, misalnya dengan hanya fokus menampilkan hasiil klik di jendala pop up.

Metode Yang Tidak Boleh Digunakan Oleh Pemilik Situs Web

Tingginya potensi dan keuntungan dari program adsense ini membuat para pemilik blog atau website untuk mengembangkan berbagai macam metode demi bisa meningkatkan jumlah klik pada iklan yang mereka tampilkan.

Seperti menggunakan metode SEO demi menarik pengunjung mengklik dan membaca situs Anda. Namun ada juga beberapa metode itupun pun bahkan sampai menggunakan metode ilegal dan melanggar syarat beserta kebijakan dari Google Adsense antara lain seperti:

  1. Melakukan modifikasi warna unit iklan menggunakan palet warna yang sama dengan yang telah disediakan oleh pihak adsense.
  2. Meletakkan unit iklan pada kolom tertentu di halaman website maupun blog yang dianggap mempunyai potensi dibaca dan di klik oleh pengujung lebih tinggi.
  3. Menghilangkan garis tepi unit iklan dengan cara memberikan warna latar yang sama dengan warna latar halaman situs sehingga unit iklan tampak menyatu dengan konten halaman.

 Daftar Adsense : https://www.google.com/adsense/start/

Itulah tadi beberapa informasi mengenai adsense dan sejarah adsense, semoga artikel ini bermanfaat.

Baca Juga : Mengenali Jenis Iklan Google Adsense

About admin